Isnin, 13 Jun 2011
gila2...
hari tok asa nang bodo jak...mcm2 mslh....masa mok g opis tek terlanggar burung...sikit gik mok cident...kmk cal nenek kmk,apa pdh nya....ok gik ya....baru mok cident.mun cident tek baru nya....masuk lif konon mok turun p naik jak2...yang cali....kak ct,kmk nanya email norazmi,p nya eja BUDUH....kmk pun ikut juak...nang bodo asa....p kmk hppy ada kwn2 yang best mcm cdak....love u all.
Jumaat, 10 Jun 2011
SaRaPaN PaGi....
Hari ni sarapan pagi @ opis jak...tq 2 Asnita n Annida yang sanggup masak untuk sarapan pagi ni.....pagi ni masing2 bz dgn kerja sendiri....Tq yang tak terhingga kpd Annida coz polahkan kmk blog tok n tacap2 kan nya...kacak...Tapi boh lupa rehat....klk x tentu pasal masuk wad gik....
Khamis, 9 Jun 2011
Granfather
Dibalik Hati Seorang Nenek
"Dibalik Hati Seorang Nenek"
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kerinduan sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Nenek?
Mungkin kerana Mama lebih sering menelefon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Nenek-lah yang mengingatkan Mama untuk menelefonmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahawa sepulang Nenek bekerja dan dengan wajah lelah Nenek selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Nenek biasanya mengajar puteri kecilnya naik basikal.
Dan setelah Nenek mengganggapmu boleh, Nenek akan melepaskan roda bantu di basikalmu...
Kemudian Mama berkata : "Jangan dulu Nenek, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut puteri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sedarkah kamu?
Bahawa Nenek dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh basikal dengan baik kerana dia tahu puteri kecilnya PASTI BOLEH
Pada saat kamu menangis merengek meminta patung atau mainan yang baru, Mama menatapmu hiba.
Tetapi Nenek akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Nenek melakukan itu kerana Nenek tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit , Nenek yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit bengang dengan berkata :
"Sudah saya kata! kamu jangan minum air sejuk!".
Berbeza dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Nenek benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai meminta pada Nenek untuk dapat izin keluar malam, dan Nenek bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Nenek melakukan itu untuk menjagamu?
Kerana bagi Nenek, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat beharga buatnya..
Setelah itu kamu marah pada Nenek, dan masuk ke bilik sambil menutup pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Nenek memejamkan matanya dan menahan sebak dalam hatinya,
Bahwa Nenek sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang lelaki mulai sering menelefonmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, nenek akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Nenek sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang berbual berdua di ruang tamu..
Sedarkah kamu, kalau hati Nenek merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Nenek melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan nenek adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat puteri kecilnya pulang larut malam hati Nenek akan mengeras dan Nenek memarahimu.. .
Sedarkah kamu, bahwa ini kerana hal yang di sangat ditakuti Nenek akan segera datang?
"Bahwa puteri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Nenek"
Setelah lulus SPM, Nenek akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Doktor atau Guru.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Nenenk itu semata - mata hanya kerana memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi Nenek tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Nenek
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Nenek harus melepasmu di bandar.
Tahukah kamu bahwa badan Nenek terasa kaku untuk memelukmu?
Nenek hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Nenek ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Nenek lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk belakangmu dan berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Nenek melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu perlukan wang untuk membiayai yuran semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Nenek.
Nenek pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya boleh merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta patung baru, dan Nenek tahu ia tidak boleh memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Nenek adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam hati Nenek, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Nenek belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Nenek merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu mendapat ijazah sebagai seorang sarjana.
Nenek adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Nenek akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "puteri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Nenek untuk mengambilmu darinya.
Nenek akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Kerana Nenek tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Nenek melihatmu duduk di Pentas Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya layak menggantikannya, Nenek pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Nenek pergi kebelakang pentas sebentar, dan menangis?
Nenek menangis kerana nenek sangat berbahagia, kemudian Nenek berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Nenekberkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....
Puteri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Nenek hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Nenek telah menyelesaikan tugasnya....
Nenek...
Adalah boleh yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BOLEH" dalam segala hal..
Nenek... your the best !!! :)
Miss u...
Orang yang tersayang...love my grandfather......Terima kasih atas segalanya...Kau yang telah membesarkan aku sehinggalah aku berjaya.Tanpa mu aku mungkin tak dapat menikmati kesenangan dalam hidup ku.Mungkin aku tak tau apa itu erti kasih sayang.Kau telah mengajar ku erti kehidupan.pengorbanan yang kau lakukan terlalu beharga buatku.....Terima kasih pa......love u so much...Aku akan sentiasa mendoakan kesejahteraan hidupmu....
HaRi InI
Aku tak tau apa harus ku lakukan....Paling2 buka Fb n Blog untuk meluahkan serba sedikit tentang perasaanku yang ku pendam seorang.Fb n Blog la tempatku meluahkan.Mlm td habis RM170 beli barang dapur.Nak buat mcm mn kan.....Tanggungjawab ku boleh dikatakan tanggungjawap seorang suami.Segala perbelanjaan aku yang keluarkan.Mampu kah aku bertahan?Mungkin ada yang tidak senang dengan ku.Hampir 2 tahun aku menanggung semua ini.Tapi aku hanya mampu berdiam sahaja..Nampak mcm tiada apa yang berlaku.Hakikatnya terlalu perit untuk aku tanggung semuanya.Jika dibandingkan dengan gaji dia gaji ku lebih kecil.Tapi aku yang tanggung semuanya.Aku terpaksa sorokan derita ku dari keluargaku kerana aku tak nak mereka risau.Kadang2 aku ingin sahaja nak pergi jauh dari kehidupan ku sekarang.Tapi aku tidak berdaya.Aku bersyukur kerana ada kawan2 yang sentiasa berada disisi ku.Mereka lah pengubat hati tatkala ku sedih.Terima kasih ku ucapakan kepada kak sumi,kak dayang,kak ct,kak diah,kak jue n pinaz.kalian banyak bantu aku sebenarnaya....Namun masih ada yang tidak senang dengan ku.Memang betul ,kawan ketawa senang nak dapat.Tapi kawan menanggis.............Dalam 10 mungkin ada seorang je.Aku juga ingin kehidupan yang sempurna dan bahagia.Tapi aku terlalu hina dimata mereka dan anggap aku ni curang.Tapi siapa berada di tempat aku,pasti akan rasa sepertimana aku rasa.Aku tau segalanya tentang cerita2 di luar.Tapi aku buat2 tak tau.Biarlah insan2 terpilih itu hidup bahagia.
Rabu, 8 Jun 2011
SIFAT BERSYUKUR
Tarikh : 08/06/11
Tajuk : Sifat Bersyukur
Erti Syukur...
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bg Allah, yg telah menciptakan manusia dengan sebaik2 kejadian, drpd setitis air mani, kepada satu makhluk yg terbaik, dan dikurniakan dengan pelbagai kelebihan. Namun, sejauh manakah kita bersyukur dgn apa yg telah ciptaan Allah terhadap diri kita ini? “Dan Dialah yang menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, tetapi sedikit sekali kamu yang bersyukur.” (Surah al-Sajadah 32:9). Marilah kita mengambil sedikit masa utk memuhasabah diri kita...
Entri pada kali ini akan berkisar tentang konsep syukur. Konsep yg cukup mudah, namun amat sukar sekali utk dilaksanakan oleh sesetengah kita. Sebagai seorg Islam, kita digesa supaya sentiasa bersyukur dgn nikmat kurniaan Ilahi dan berusaha menyemai diri dgn sikap ‘qanaah’ (rasa cukup) dalam erti kata lain, bersyukur dan menerima seadanya apa yg dimiliki. Kenapa qanaah ini begitu penting? Dengan sikap ini, kita akan sentiasa merasakan cukup dgn apa yg kita ada walaupun apa yg dimiliki itu lebih sedikit berbanding dengan apa yg dimiliki oleh org lain dan ini secara x langsung dapat menyemai sikap syukur dlm diri kita dan memelihara kita drpd menjadi hambaNya yg sombong. Berbanding dgn mereka yg x mempunyai sikap qanaah ini, mereka sentiasa merasakan apa yg mereka miliki msh x mencukupi walaupun mereka telah memiliki lebih byk drpd org lain. Hal ini boleh menjadikan seseorg itu menjadi hamba Allah yg x bersyukur dan melahirkan insan yg mempunyai sikap cemburu yg melampau2, dengki, tamak dan x reda dgn kurniaanNya. Firman Allah, maksudnya:
“Dan (ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklumkan, jika kamu bersyukur atas (nikmatKu), akan Aku tambah lagi kepadamu dan jika kamu kufur (nikmatKu), maka sesungguhnya azab-Ku amatlah pedih.” (Surah Ibrahim 14:7).
Namun, ada sesetengah ulama berpendapat, sikap mempunyai rasa x mencukupi ini dibolehkan dlm satu keadaan, iaitu dalam beribadat. Hal ini kerana, jika seseorang merasakan ibadah yg dilakukannya msh x mencukupi utk dibawa bertemu dgn Khaliknya, maka dia akan berusaha utk mempertingkatkan lg amalnya dari semasa ke semasa dan secara x langsung menjadikannya hamba yg lbh dekat dan taat kpd Allah swt. Dalam sebuah hadis Nabi SAW pula, ada disebutkan bhwa sifat dengki itu adlh amat buruk, tetapi dibolehkan dlm dua hal, yg mana salah satunya ialah dlm beribadat, yg mana kita dibolehkan utk berlumba2 dlm meningkatkan amal ibadah kita utk dibawa bertemu dgn Allah swt, namun, adalah penting utk diingatkan, niat perlakuan itu biarlah kerana Allah kerana ada sesetengah yg berlumba2 dlm mengerjakan amal kebajikan, namun amal kebajikan yg dilakukan itu adlh sekadar utk menunjuk2 pd khalayak manusia shja. Sgt rugi...
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bg Allah, yg telah menciptakan manusia dengan sebaik2 kejadian, drpd setitis air mani, kepada satu makhluk yg terbaik, dan dikurniakan dengan pelbagai kelebihan. Namun, sejauh manakah kita bersyukur dgn apa yg telah ciptaan Allah terhadap diri kita ini? “Dan Dialah yang menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, tetapi sedikit sekali kamu yang bersyukur.” (Surah al-Sajadah 32:9). Marilah kita mengambil sedikit masa utk memuhasabah diri kita...
Entri pada kali ini akan berkisar tentang konsep syukur. Konsep yg cukup mudah, namun amat sukar sekali utk dilaksanakan oleh sesetengah kita. Sebagai seorg Islam, kita digesa supaya sentiasa bersyukur dgn nikmat kurniaan Ilahi dan berusaha menyemai diri dgn sikap ‘qanaah’ (rasa cukup) dalam erti kata lain, bersyukur dan menerima seadanya apa yg dimiliki. Kenapa qanaah ini begitu penting? Dengan sikap ini, kita akan sentiasa merasakan cukup dgn apa yg kita ada walaupun apa yg dimiliki itu lebih sedikit berbanding dengan apa yg dimiliki oleh org lain dan ini secara x langsung dapat menyemai sikap syukur dlm diri kita dan memelihara kita drpd menjadi hambaNya yg sombong. Berbanding dgn mereka yg x mempunyai sikap qanaah ini, mereka sentiasa merasakan apa yg mereka miliki msh x mencukupi walaupun mereka telah memiliki lebih byk drpd org lain. Hal ini boleh menjadikan seseorg itu menjadi hamba Allah yg x bersyukur dan melahirkan insan yg mempunyai sikap cemburu yg melampau2, dengki, tamak dan x reda dgn kurniaanNya. Firman Allah, maksudnya:
“Dan (ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklumkan, jika kamu bersyukur atas (nikmatKu), akan Aku tambah lagi kepadamu dan jika kamu kufur (nikmatKu), maka sesungguhnya azab-Ku amatlah pedih.” (Surah Ibrahim 14:7).
Namun, ada sesetengah ulama berpendapat, sikap mempunyai rasa x mencukupi ini dibolehkan dlm satu keadaan, iaitu dalam beribadat. Hal ini kerana, jika seseorang merasakan ibadah yg dilakukannya msh x mencukupi utk dibawa bertemu dgn Khaliknya, maka dia akan berusaha utk mempertingkatkan lg amalnya dari semasa ke semasa dan secara x langsung menjadikannya hamba yg lbh dekat dan taat kpd Allah swt. Dalam sebuah hadis Nabi SAW pula, ada disebutkan bhwa sifat dengki itu adlh amat buruk, tetapi dibolehkan dlm dua hal, yg mana salah satunya ialah dlm beribadat, yg mana kita dibolehkan utk berlumba2 dlm meningkatkan amal ibadah kita utk dibawa bertemu dgn Allah swt, namun, adalah penting utk diingatkan, niat perlakuan itu biarlah kerana Allah kerana ada sesetengah yg berlumba2 dlm mengerjakan amal kebajikan, namun amal kebajikan yg dilakukan itu adlh sekadar utk menunjuk2 pd khalayak manusia shja. Sgt rugi...
Jikalau kita fikirkan, sebenarnya, terlalu byk nikmat yg telah Allah berikan kpd kita. Oksigen, tumbuh-tumbuhan, haiwan, tubuh badan yg sihat, negara yg aman, dan bermacam2 lg, yg pastinya, x terhitung oleh kita. Firman Allah: “Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak mampu menghitungnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Pengasihani.” (Surah An-Nahl 16:18). Namun, cuba kita muhasabah semula diri kita, sejauh mana kita bersyukur dgn nikmat yg telah Allah kurniakan kpd kita. Dalam sehari, berapa byk kalimah ‘Alhamdulillah’ keluar dari mulut kita? Adakah semua perintah Allah kita ikuti dan semua laranganNya kita tinggalkan? Berapa kerap kita ingat kepada Nya dlm satu hari?
Fitrah manusia, mempunyai sifat lupa dalam dirinya. Cuba kita fikirkan, kalau Allah melupakan hambaNya walaupun sesaat? Pasti keadaan akn menjd kucar-kacir kan? Jantung berhenti berdegup utk satu saat, oksigen x msk utk sesaat, semua proses metabolisme dlm badan x dpt berjln, n bermacam-macam lg keadaan yg mna, hendak ditunjukkan disini, hakikatnya kita adalah hamba Allah Yang Maha Esa, yg hidup kita ini adalah milik Allah dan semua kejadian yg berkaitan dgn diri kita seperti degupan jantung, pencernaan makanan n bermcm-mcm lg, hanya berlaku dgn perintahNya. Nampak kan? Sedangkan organ2 tu pun hanya berfungsi dgn kehendakNya, tetapi knpa kita pula yg menjd hambaNya yg sanggup utk melanggar perintahNya bahkan menjadi hambaNya yg x mensyukuri nikmat yg telah dikurniakan kpd kita? Lupakah kita siapa yg telah menciptakan kita? Adakalanya, dlm sehari, kita x igt langsung kpdNya, bahkan, kita berbuat maksiat di ats muka bumi ciptaanNya ini n menggunakan anggota bdn yg juga dipinjamkan oleh Allah kpd kita bt semetara waktu ini, utk berbuat maksiat. Tidakkah kita berasa malu dgn Khalik kita? Tetapi, Maha Penyabar dan Penyantunnya Allah Taala di atas kebiadaban makhluk yg bernama manusia. Walaupun kebanyakan manusia x tahu bersyukur, namun Allah swt tetap memberi nikmat kpd manusia. Maha Suci Allah...
Dan menjadi lumrah manusia, x menghargai apa telah dimilkinya. Namun setelah nikmat itu hilang, barulah dia merasai bhwa Allah swt sebenarnya telah mengurniakan nikmat yg besar kepadaNya. Contohnya, memiliki dua tangan. Memang kita merasai ia perkara biasa sbb semua manusia normal diciptakan dgn dua tgn, jd apa yg nak lainnya? Apa yg istimewa sgt? Tp sedarkah kita. Bayangkan klu satu masa, jika Allah menarik blk kurniaan tangan drpd kita. X kah kita akn berasa susah? Semua perkara yg hendak kita lakukan, kita perlu mendapatkan bantuan org lain. Mgkn sukar hendak dibayangkan. Oleh sbb itu, kita digalakkan utk berjalan di ats muka bumi Allah ini dan memerhatikan kejadian d sekeliling kita supaya kita mengambil pelajaran. Cuba kita lihat manusia yg Allah ciptakan dengan mgkn kekurangan pd tanganny. Sungguh sukar kehidupannya bukan? Jd, eloklah kita sama2 memuhasabah diri kita...
Tahukah kita disebalik mempunyai sifat syukur ini, ada satu lg sifat yg perlu hadir bersamanya? Iaitu lah sifat redha. Mereka yg bersyukur akn sentiasa mempunyai sifat redha dlm diri mereka, merasakan Allah telah mengurniakan yg sebaiknya kpdNya walaupun perkara itu adalah perkara yg x disukainya. Misalnya, dlm peperiksaan, kita memperoleh pointer 2.01 atau 3.95. Apakah reaksi kita? Bagi mereka yg mempunyai sifat redha dlm diri mereka, mereka merasakan Allah telah mengurniakan yg terbk bt mereka dan merasakan x ada keputusan yg lebih baik bt mereka melainkan kptsn sebegitu. Di dalam diri mereka, terdpt rs husnuzon (bersangka bk) yg tinggi kpd Allah. X menyalahkan Allah ataupun tkdr ats keputusan sebegitu, sebaliknya percaya, psti ada hikmah disebalik kurniaan Allah yg sebegitu rupa dan percaya Allah x akn sekali2 berlaku zalim pd hambaNya. Itulah ciri-ciri org yg betul2 bersyukur.Tetapi, bg mereka yg x mempunyai sifat redha, psti akn terdetik dlm diri mereka, “kenapalah aq dpt result mcm ni? Knpa x dpt 4 flat?”. Bukankah bunyinya x bersyukur? Dlm diri mereka lhr sifat su’uzon (bersangak brk) kpd Allah. Merasakan Allah berlaku zalim kpd mereka dan lahir lah bermcm2 sangkaan buruk kpd Allah. Na’uzubillah. Sedarlah, ilmu kita ibarat setitis air d lautan yg luas jika hndk dibandingkan dgn ilmu Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dan luas pengetahuanNya. Sedarkah mungkin Allah ingin menyelamatkan drpd menjd angkuh n takbur jika memperoleh 4.00? Sedarkah kita, disebalik perkara buruk yg berlaku pd kita itu, ada beribu perkara baik yg Allah ingin kurniakan kpd kita? Bahkan, ada sesetengah yg smp thp hilang pergantungan kpd Allah stlh berlaku perkara brk ats dirinya. Sbb itu lah dikatakan, bersyukur itu x semudah dilafazkan kerana qanaah dan redha itu perlu ikut bersama.
Kdg2 kta b’doa utk kuat tp byk pula dugaan dtg. Kdg2 kta minta cerdik tp mslh pula dtg bertandang. Kdg2 kta minta kebahagiaan tp huru-hara pula menjelang. Dugaan menjdkan mental kita kt, mslh menjdkan kita berfikir, huru-hara menjadikan kta tbh. Hbtkan Allah. Semua ada hkmh. Kalaulah manusia tahu hadis ini: “Drpd Anas b Malik: Tlh berkta Jibrail: Wahai Tuhan, ‘Engkau sampaikanlah hjt hambaMu.’ Maka Allah menjwb: ‘Biarkan hmbaKu itu, kerana Aku mencintai rintih suaranya.’” Jd, bkn semua perkara yg berlaku pd kita ini berlaku dgn sia2. Kalau perkara bk yg berlaku, mgkn Allah ingin menguji sejauh mana kita bersyukur dan menggunakan kurniaan itu dgn sebaiknya. Kalau perkara brk yg berlaku, mgkn Allah ingin menguji sejauh mana kita bersyukur dan redha serta sabar dlm menghadapinya. Firman Allah, mafhumnya:
“...boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Surah Al-Baqarah 2:216)
Bersyukur adlh satu sifat yg amt terpuji d sisi Allah. Mereka yg sentiasa memanjatkan rs syukur dan terima kasih kpd Allah swt adlh tanda keteguhan iman pd dirinya. Dgn bersyukur juga, seseorg itu akn mempunyai sifat ceria kerana mempunyai sifat qanaah n redha dlm diri mereka tanpa perlu merasa resah gelisah. Telah byk kisah2 kaum terdahulu yg ego dan takabbur dgn kemewahan dan kekayaan yg diperoleh lau akhirnya dimusnahkan oleh Allah swt. Antaranya Qarun, Firaun dan Namrud. Umat Islam kini jga x terkecuali. Buktinya, msh ramai yg mengabaikan Islam dlm kehidupan; Islam hnya pd ibadah tertentu, bukan pd cara hidup. Oleh itu, marilah kita bersama-sama memuhasabah diri kita dan berusaha kearah menjd yg lbh terbk. Maaf dipinta jika ada tersilap bhsa dlm entri kali ini. Sesungguhnya yg bk itu dari Allah dan yg buruk itu juga dri Allah, tetapi disandarkan pd hamba yg serba kekurangan ini. Semoga sama2 beroleh manfaat. Hayatilah lirik lagu dibwh ini, lagu yg bgi diri ini cukup membawa byk erti bt kita. Let’s say Alhamdulillah! Barakallahufiqum. Wassalam...
Unic - Erti Syukur
Lafazkan kalimah itu
Alhamdulillah...
Segalanya yang ku kecapi
Adalah milikMu Ilahi -Tuhan Maha Pemurah-
Tak kan terbalas walaupun sebesar zarah
Kenikmatan yang bertandang
Terkadang tidak dihiraukan - lepas dari pandangan -
Dan bila hilang barulah dikesalkan
Adakalanya aku hanyut
Adakalanya ku terlupa
Adakala aku leka
Ampunilah...
Kerana ku manusia
Lemah dan tidak berdaya di sisiMu
Seringkali terlupa nikmatMu
Datang tiada jemu
Bila terhimpit mulalah
Mencari dan menyebut namaMu
Barulah merasai makna sebenar erti syukur
Syukur atas rahmatMu
Adakala ku hanyut
Adakala ku lupa
Adakala ku leka dan adakala ku alpa
Kerana ku manusia
Lemah dan tak berdaya
Seringkali terlupa nikmat yang Kau kurnia
Ku bersyukur ya Tuhan
Segala pemberian
Walau luas lautan
Bukanlah perbandingan
Ku tingkat keimanan
Ku gilap ketaqwaan
Sebagai perlambangan
Terima kasih ku Tuhan
Onak duri kehidupan
Jatuh bangun sendirian
Ada hikmah yang tersimpan
Yang menguji iman
Bersyukurlah selalu
Sentiasalah redha dan menerima
Tiap ujian tiba bukan diminta
Sebaliknya Allah Maha Mengetahui
Kan ku bertasbih selalu
Bertahmid berzikir padaMu
Sebagai tanda ku nilai
RahmatMu Tuhan
Aku bersyukur ya Allah
Segala pemberianMu pada ku
Seluas lautan pun bukanlah jadi ukurannya
Memang tiada bandingan
Segalanya yang ku kecapi
Adalah milikmu Ilahi -tuhan maha permurah-
Bukan miliku pinjaman sementara
Syukur Alhamdulillah
Sesungguhnya solatku,
Amalku, hidupku, matiku
Kerna Allah yang satu
Kuserahkan segala harta jiwa dan raga
Sebagai tanda cinta
Kepadamu Yang Esa
BELAJAR BERSYUKUR
Ø Begitu banyak nikmat yang diberikan Allah kepada kita.Nikmat iman,sihat,penghidupan (harta,ilmu,anak,waktu luang,ketenteraman dll) serta nikmat yang tidak terkira.Namun yang demikian,banyak nikmat yang Allah berikan sering kali kita lupa dan menjadikan kita makhluk yang sedikit sekali yang bersyukur dan bahkan tidak bersyukur sama sekali.
Ø Syukur diertikan dengan member pujian kepada yang member nikmat dengan sesuatu yang telah diberikan kepada kita berupa ma’ruf dalam pengertian tunduk dan berserah diri pada-Nya.
Ø Kita harus berusaha menerapkan rasa syukur kita dari hal-hal yang sederhana.Setiap aktiviti dan sekecil apa pun usahakan untuk selalu sesuai dengan aturanNya.
Ø Kerosakan yang sekarang timbul di sekeliling kita tidak lain kerana sikap kufur nikmat di kalangan dari kita.Untuk itu tidak ada salahnya bila kita sudah mempunyai keluarga,belajar lah bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kita.Agar nikmat itu jangan sampai menjadi balasan siksa kerana kufur akan nikmatNya.Mulalah untuk melihat keadaan orang-orang yang berada di bawah kita.Jika sudah,tentulah kita akan lebih banyak mengatakan ‘Alhamdulillah’
NIKMAT KEPADA ORANG YANG BERSYUKUR
Ø Setiap orang sangat memerlukan Allah dalam setiap gerak kehidupannya.Dari udara untuk bernafas hingga makanan yang di makan,dari kemampuannya untuk menggunakan tangannya hingga kemampuan berbicara,dari perasaan aman hingga perasaan bahagia,seseorang amat memerlukan apa yang telah diciptakan oleh Allah dan apa yang dikurniakan kepadanya.Akan tetapi kebanyakan orang tidak menyedari kelemahan mereka dan tidak menyedari bahawa mereka sangat memerlukan Allah.
Ø Mereka menganggap bahawa sesuatu yang terjadi dengan sendirinya atau mereka menganggap bahawasegala yang mereka peroleh adalah kerana hasil susah payah mereka sendiri.Mereka ini tergolongdari orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah.
Ø Mensyukuri juga menunjukkan tanda kedekatan dan kecintaan seseorang kepada Allah.
Ø Orang-orang yang bersyukur memiliki kesedaran dan kemampuan untuk melihat keindahan dan kenikmatan yang dikurnikan Allah.
Ø Orang yang tidak mensyukuri nikmat hanya akan melihat cacat dan kekurangan,bahkan pada lingkungan yang sangat indah sehingga ia tidak akan merasa tidak berbahagia dan tidak puas,maka Allah menjadikan orang-orang seperti ini hanya menjumpai berbagai peristiwa dan pemandangan yang tidak menyenangkan.Akan tetapi Allah menampakkan lebih banyak nikmat dan kurniaNya kepada orang-orang yang ikhlas dan memiliki hati yang murni.
Ø Seseorang yang melihat dari luar mungkin melihat berkurangnya nikmat pada diri orang-orang yang beriman.Padahal orang-orang yang beriman mampu melihat isi-isi kebaikan dalam setiap peristiwa dan keadaan juga mampu melihat kebaikan dalam penderitaan tersebut.
Ø Allah menyatakan Dia akan menguji manusia dengan rasa takut,lapar,kehilangan harta dan jiwa.Dalam keadaan seperti itu,orang-orang beriman tetap bergembira dan merasa bersyukur dan mereka berharap Allah akan member pahala kepada mereka berupa syurga sebagai pahala atas sikap mereka yang tetap istiqamah dalam menghadapi ujian tersebut.Mereka tahu Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kekuatannya.Sikap istiqamah dan tawakal yang mereka jalani dalam menghadapi penderitaan tersebut akan membuahkan sifat sabar dan syukur dalam diri mereka.Ciri-ciri orang yang beriman adalah tetap menunjukkan ketaatan dan bertawakal kepadaNya dan Allah berjanji akan menambah nikmat kepada hamba-hambaNya yang mensyukuri nikmatNya,baik di dunia ini mahupun di akhirat kelak
Langgan:
Catatan (Atom)


